Senin, 31 Maret 2014

Bird Image
















Budidaya Burung Puyuh




Burung Puyuh
Sebagian besar masyarakat Indonesia pasti sudah menikmati sedapnya telur puyuh. Jenis unggas yang dikenal sebagai Gemak merupakan jenis burung yang tidak dapat terbang, ukuran tubuh relatif kecil, berkaki pendek dan dapat diadu. Sedangkan di Indonesia Cara berternak burung puyuh mulai dikenal, dan kembangkan semenjak akhir tahun 1979. Cara berternak burung puyuh sangat mudah diterapkan. Dengan tingkat kebutuhan pasar yang tinggi menjadikan budidaya burung puyuh ini sebagai peluang usaha yang menjanjikan.
Berikut ini adalah Cara berternak burung puyuh dimulai dengan sejarah singkat burung puyuh, sentra  Cara berternak burung puyuh, jenis-jenis burung puyuh, manfaat burung puyuh, persyaratan lokasi Cara berternak burung puyuh,  pedoman Cara berternak burung puyuh, hama dan penyakit burung puyuh dan lain-lain.

SEJARAH SINGKATPuyuh merupakan jenis burung yang tidak dapat terbang, ukuran tubuh relatif kecil, berkaki pendek dan dapat diadu. Burung puyuh disebut juga Gemak (Bhs. Jawa-Indonesia). Bahasa asingnya disebut “Quail”, merupakan bangsa burung (liar) yang pertama kali diternakan di Amerika Serikat, tahun 1870. Dan terus dikembangkan ke penjuru dunia. Sedangkan di Indonesia puyuh mulai dikenal, dan diternak semenjak akhir tahun 1979. Kini mulai bermunculan di kandang-kandang ternak yang ada di Indonesia.
SENTRA PETERNAKAN
Sentra Peternakan burung puyuh banyak terdapat di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah


JENIS
Kelas : Aves (Bangsa Burung)
Ordo : Galiformes
Sub Ordo : Phasianoidae
Famili : Phasianidae
Sub Famili : Phasianinae
Genus : Coturnix
Species : Coturnix-coturnix Japonica

MANFAAT
Telur dan dagingnya mempunyai nilai gizi dan rasa yang lezat
Bulunya sebagai bahan aneka kerajinan atau perabot rumah tangga lainnya
Kotorannya sebagai pupuk kandang ataupun kompos yang baik dapat digunakan sebagai pupuk tanaman

PERSYARATAN LOKASI
Lokasi jauh dari keramaian dan pemukiman penduduk
Lokasi mempunyai strategi transportasi, terutama jalur sapronak dan jalur-jalur pemasaran
Lokasi terpilih bebas dari wabah penyakit
Bukan merupakan daerah sering banjir
Merupakan daerah yang selalu mendapatkan sirkulasi udara yang baik.

TEKNIS BUDIDAYA BURUNG PUYUH
Yang butuh di perhatikan oleh peternak sebelum saat mengawali usahanya, yaitu memahami 3 ( tiga ) unsur produksi usaha perternakan yakni bibit/pembibitan, pakan ( ransum ) dan pengelolaan usaha peternakan. dengan rinci akan kita bahan selanjutnya satu persatu.
Penyediaan fasilitas dan peralatan
1. Persiapan kandang
Buat budidaya burung puyuh, kriteria kandang yang baik butuh di perhatikan yaitu temperatur kandang yang ideal atau normal berkisar 20-25 derajat c ; kelembapan kandang berkisar 30-80% ; penerangan kandang pada siang hari cukup 25- 40 watt, namun malam hari 40-60 watt ( perihal ini berlaku buat cuaca mendung/musim hujan ). tata letak kandang baiknya diatur supaya cahaya matahari pagi dapat masuk kedalam kandang. hingga keadaan kandang tidak lembab.
Saat mempersipkan kandang burung puyuh ini, kita memiliki 2 alternatif yang biasa diaplikasikan peternak puyuh, yakni sistem litter ( lantai sekam ) dan sistem sangkar ( batere ). namun ukuran kandang yang digunakanumumnya buat 1 m2 bisa diisi 90-100 ekor anak puyuh, berikut jadi 60 ekor buat umur 10 hari sampai lepas waktu anakan. paling akhir jadi 40 ekor/m2 sampai waktu bertelur.
Ada lebih dari satu bagian didalam budidaya burung puyuh. masing-masing bagian idealnya membutuhkan persiapan kandang yang cocok, yakni :
Kandang buat induk pembibitan
Kandang ini berpegaruh segera terhadap produktifitas dan kekuatan membuahkan telur yang berkwalitas. besar atau ukuran kandang yang akan dipakai kudu cocok dengan jumlah puyuh yang akan dipelihara. idealnya satu ekor puyuh dewasa memerlukan luas kandang 200 m2.
Kandang buat induk petelur
Kandang ini berperan jadi kandang buat induk pembibit. kandang ini memiliki wujud, ukuran, dan kepentingan peralatan yang sama. kepadatan kandang semakin besar namun dapat juga sama.
Kandang buat anak puyuh/umur stater( kandang indukan )
Type kandang ini adalah kandang untuk anak puyuh pada umur starter, yakni mulai umur 1 hari sampai dengan dua sampai tiga minggu. kandang ini berperan buat melindungi supaya anak puyuh yang masih membutuhkan pemanasan itu terus terlindung dan memperoleh panas yang cocok dengan keperluan. baiknya kandang ini butuh dilengkapi alat pemanas. umumnya ukuran yang kerap dipakai yaitu lebar 100 cm, panjang 100 cm, tinggi 40 cm, dan tinggi kaki 50 cm. ( ukuran ini cukup berisi 90-100 ekor anak puyuh ).
kandang buat puyuh umur grower ( 3-6 minggu ) dan layer ( kian lebih 6 minggu )
Type kandang selanjutnya, wujud, ukuran ataupun peralatannya sama juga dengan kandang buat induk petelur. alas kandang umumnya berbentuk kawat ram.
2. Kelengkapan kandang
Perlengkapan yang dibutuhkan didalam kandang berbentuk area makan, area minum, area bertelur dan area obat-obatan.
Penyediaan bibit
Layaknya telah diainggung di atas, penyediaan bibitmerupakan bagian yang perlu didalam budidaya burung puyuh. penentuan bibit burung puyuh sesuai dengan tujuan pemeliharaan, ada 3 ( tiga ) macam tujuan pemeliharaan burung puyuh, yakni :
Buat produksi telur mengonsumsi, dipilih bibit puyuh type ketam betina yang sehat atau bebas dari kerier penyakit.
buat produksi daging puyuh, dipilih bibit puyuh jantan dan puyuh petelur afkiran.
buat pembibitan atau produksi telur tetas, dipilih bibit puyuh betina yang baik produksi telurnya dan puyuh jantan yang sehat yang siap membuahi puyuh betina supaya bisa menjamin telur tetas yang baik.
Pemeliharaan
Sesudah kita peroleh bibit yang baik, berikut yang butuh memperoleh perhatian yaitu pemeliharaan puyuh, meliputi :
Kebersihan/sanitasi dan tindakan preventif
Buat melindungi munculnya penyakit pada pemeliharaan puyuh kebersihan lingkungan kandang dan vaksinasi terhadap puyuh butuh dikerjakan sedini barangkali.
Pengontrolan penyakit
Pengontrolan penyakit dikerjakan setiap waktu dan seandainya ada sinyal tanda yang kurang sehat terhadap puyuh kudu selekasnya dikerjakan penyembuhan cocok dengan panduan dokter hewan atau dinas peternakan setempat atau panduan dari poultry shoup.
Pemberian pakan
Pemberian pakan adalah faktor yang perlu didalam kesuksesan beternak burung puyuh dengan hasil yang maksimal. ransum ( pakan ) yang bisa diberikan buat puyuh terdiri dari lebih dari satu wujud, yakni : wujud pallet, remah-remah dan tepung. lantaran puyuh yang senang usil memtuk temannya akan memiliki aktivitas mematukmatuk pakannya. pemberian ransum puyuh anakan diberikan 2 ( dua ) kali 1 hari pagi dan siang. namun puyuh remaja/dewasa diberikan ransum cuma satu kali 1 hari yakni di pagi hari. buat pemberian minum pada anak puyuh pada bibitan diberikan terus-menerus.
Pemberian vaksinasi
Pada umur 4-7 hari puyuh di vaksinasi dengan dosis separo dari dosis buat ayam. vaksin bisa diberikan lewat tetes mata ( intra okuler ) atau air minum ( peroral ).
pemanenan
Bagian yang sangat ditunggu oleh seorang entrepreneur yaitu waktu pemanenan. layaknya sudah didisinggung di atas, ada lebih dari satu faedah yang bisa diambil dari budidaya burung puyuh ini, yakni :
Hasil utama
Pada usaha pemeliharaan puyuh petelur, sebagai hasil utamanya yaitu produksi telurnya yang dipanen tiap-tiap hari sepanjang masa produksi berlangsung.
Hasil tambahan
Hasil tambahan diantaranya berbentuk daging afkiran, tinja buat pupuk kandang dan bulu puyuh jadi bahan baku kerajinan tangan.


Kamis, 13 Maret 2014

Budidaya LOVe Bird YUUx

Belajar Budidaya Lovebird, Cara Menentukan Jenis kelamin Usia Produksi Tempat bertelur Lama pengeraman makanan memberi makan anakan lovebird. 
 
CARA MEMBEDAKAN JENIS KELAMIN, 

jenis kelamin lovebird Secara fisik jenis kelamin pada lovebird sangat sulit dibedakan. Jangan tertipu oleh lovebird yang kawin, karena lovebird yang kawin belum tentu lovebird tersebut jantan dan betina. Bisa jadi lovebird tersebut jantan semua ataupun betina semua. Cirinya adalah jika kira-kira dua minggu setelah kawin lovebird tersebut tidak juga bertelur berarti lovebird tersebut jantan semua dan sebaliknya jika kira-kira 2 minngu setelah kawin lovebird tersebut bertelur lebih dari 6 telur kemungkinan besar lovebird tersebut betina semua. Sedangkan cara yang digunakan kebanyakan orang di Indonesia untuk membedakan jenis kelamin lovebird adalah dengan cara meraba tulang, dimana jika jarak antara kedua tulang supit renggang dan terasa lentur maka lovebird tersebut biasanya berjenis kelamin betina. Dan jika jarak antara tulang supit sempit serta terasa keras biasanya lovebird tersebut berjenis kelamin jantan. Namun cara tersebut tidak 100% benar. Unutk cara yang paling akurat yang sering dilakukan oleh orang-orang barat yaitu dengan cara tes darah dengan jalan mencabut sehelai bulu lovebird dimana pada pangkal bulu lovebird tersebut terdapat sedikit darah yang menempel selanjutnya di bawa ke laboratorium yang khusus untuk meneliti jenis kelamin lovebird. Cara inilah, cara yang sangat akurat untuk menentukan jenis kelamin lovebird

USIA PRODUKSI

usia produksi lovebird. Lovebird bisa bertelur pada usia 8 bulan. Namun usia tersebut kurang baik untuk produktifitas loveird. Pada usia 8 bulan lovebird belum benar-benar matang untuk berproduksi, sehingga sering terjadi kegagalan dalam penetasan. Kalaupun berhasil kemungkinannya sangat kecil dan kualitas lovebird yang dihasilkan biasanya kurang bagus. Untuk usia yang bagus yaitu usia 1 tahun, pada usia tersebut lovebird benar-benar sudah siap untuk berproduksi.


TEMPAT BERTELUR

Dalam berkembang biak lovebird memerlukan tempat untuk meletakkan telurnya. Tempat tersebut harus kita sediakan dengan baik sehingga lovebird bisa mengeram dengan tenang dan telur lovebird dapat menetas dengan baik.Tempat bertelur lovebird berbentuk kotak dengan ukuran bervariasi. Untuk kotak yang ideal berukuran 20cmx20cmx25cm. Penempatan kotak tersebut harus terhindar dari terik matahari dan hujan. Selain kotak tempat bertelur jangan lupa disediakan pula bahan sarang, bisa berupa rumput kering, serutan kayu dll. Bahan tersebut diletakkan di dasar kandang, jika sudah mendekati masa bertelur lovebird akan membawa bahan sarang tersebut ke dalam kotak tempat bertelur untuk ditata sebagai dasar untuk meletakkan telur dan berguna untuk menghangatkan telur.


LAMA PENGERAMAN

Pada masa pengeraman lovebird memerlukan kondisi lingkungan yang tenang bebas dari gangguan apapun. Kondisi ini harus benar-benar di jaga agar mendapatkan hasil yang maksimal. Beberapa orang beranggapan bahwa kalau lovebird sedang mengeram tidak boleh dilihat/dipegang telurnya. Hal tersebut sangat masuk akal untuk menjaga ktenngan lovebird yang sedang mengeram. Namun kelemahannya bagimana kita bisa mengetahui apakah telur tersebut menetas atau tidak. Untuk mengatasi hal tersebut biasakan kita melihat isi kotak telur sebelum lovebird tersebut bertelur. Sehingga dengan kebiasaan tersebut ketika lovebird sudah bertelur dan mengerami telurnya kalau kita lihat tidak merasa terganggu karena
sudah terbiasa dilihat.
Setelah pengeraman selama 25hari telur belum juga menetas besar kemungkinan telur tersebut tidak menetas dan bisa di ambil biar lovebird bertelur kembali. Telur yang kita ambil tersebut kita pecah untuk mngetahui kondisi telur tersebut. Apabila kondisi telur tersebut masih utuh, masih ada putih dan kuning telurnya berarti telur terseut tidak dibuahi. Namun apabila tersebut busuk berarti gagal dalam pengeramannya.


MAKANAN LOVEBIRD

Agar lovebird yang kita pelihara dapat produksi secara maksimal, maka kita harus memberikan makanan yang berkualitas dan berfariasi. Demikian juga kita, kita akan bosan kalau tiap hari kita hanya makan nasi kucing Angkringan. Makanan yang disukai lovebird diantaranya: milet, jewawut, kenari seed, biji sawi, jagung muda, kangkung, sawi, toge, dll. Untuk lovebird yang sedang menyuapi anaknya bisa ditambah dengan BR1 agar perkembangan anaknya baik. 

CARA MEMBERI MAKAN ANAK LOVEBIRD
Untuk meningkatkan produktifitas induk lovebird dapat dilakukan dengan cara mengambil anak lovebird pada usia sekitar 10 - 14 hari. Di samping itu anak lovebird akan menjadi lebih jinak sehingga juga dapat meningkatkan harga jual lovebird. Anak Lovebird di letakkan pada sebuah kotak yang di beri alas kain handuk dan diberi lampu 5 watt untuk menjaga kehangatan.

Pakan untuk anak lovebird bisa menggunakan bubur bayi instant yang banyak dijual di toko sekitar anda. Bubur bayi dicampur dengan air hangat, jangan terlalu panas dan jangan dingin, ( hangat-hangat kuku ).
Pada awalnya campuran yang diberikan dalam bentuk yang tidak terlalu kental, semakin tambah umur anak lovebird, tingkat kekentalan makanan semakin bertambah pula.
Alat yang digunakan bisa memakai jarum suntik.

Pemberian pakan dilakukan minimal tiap 4jam sekali, secara teratur. Anda dapat menggunakan jadwal anda sendiri, sebagai contoh jadwal pemberian makan: 06:00, 10:00, 14:00, 18:00, 23:00.

Setelah anak lovebird sekitar usia empat minggu, Anda bisa memberi mereka makanan di tempat makan untuk melatih makan pada anak lovebird. Makanan yang diberikan dapat berupa potongan-potongan kecil buah-buahan atau sayuran, telur rebus, pelet yang dicampur air hangat.

Pada usia sekitar 6 minggu, anak lovebird akan lebih tertarik terbang daripada makan apa yang Anda tawarkan. Mereka akan makan dan minum sendiri lebih banyak. Pada usia itu anak lovebird siap untuk di sapih.